Cari Berita

MSCI Ancam Penurunan Status Pasar Modal Indonesia, Presiden Prabowo Meradang

Redaksi
Redaksi
Ukuran teks

HMDNews – Jakarta | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto meradang, terhadap sikap Morgan Stanley Capital International (MSCI) menebar ancaman penurunan status pasar modal Indonesia. Ancaman dari MSCI itu, bermula dari pengumuman resmi mereka pada 16 Oktober 2026 lalu.

MSCI merupakan perusahaan penyedia indeks saham global, data, dan analisis pasar. MSCI bertindak sebagai “lembaga rating” memberikan penilaian, klasifikasi terhadap status bursa efek suatu negara. Dalam hal tersebut, mengumumkan proses konsultasi atas usulan perubahan klasifikasi pasar modal Indonesia, yakni menurunkan status dari emerging market (pasar negara berkembang) menjadi standalone market (pasar mandiri).

“Penurunan klasifikasi, status pasar modal Indonesia, dari status pasar negara berkembang, menjadi pasar mandiri.” Indoneia negara besar, kita tidak takut, tegas presiden.

Presiden Prabowo menilai manuver dan usulan keputusan MSCI terhadap pasar modal Indonesia belakangan ini tak lebih dari sekadar bentuk gangguan dan upaya untuk menakut-nakuti. Pernyataan berapi-api itu, dihadapan jajaran menteri disampaikan Presiden, saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna, di Halaman Tengah Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (21/10/2026).

“Gangguan masih banyak. Kita terus diadang, ada apa itu? Macam-macam lah. MSCI, macam-macam. Dia mau takut-takuti kita. Saya hanya katakan kepada MSCI, bangsa Indonesia tidak takut siapa pun, dan tidak akan gentar. Saudara sekalian, kita tidak takut. Kita punya kekuatan, kita punya keberanian, kita rela berkorban, dan kita tidak mengenal menyerah”, tegas Presiden.

Reaksi Presiden dalam menanggapi MSCI. Presiden memastikan bahwa pemerintahannya tidak akan terkecoh atau mendadak panik dengan gertakan lembaga pemeringkat internasional tersebut. Beliau mengingatkan bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang punya modal ketangguhan dalam menghadapi segala macam ancaman ekonomi. **

[]

 

IKUTI KAMI

FacebookInstagramYouTubeTikTokTwitter XGoogle NewsWA ChannelTelepon Redaksi
Indeks Berita →