HMDNews – Aceh Utara | 10 Pejabat Eselon II, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dilingkungan pemerintah Kabupaten Aceh Utara diambil sumpah jabatan. Bupati Aceh Utara (Ayahwa) melantik 10 pejabat tersebut, yang merupakan hasil seleksi JPT sebelumnya, di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Utara, pada Jum’at (30/10/2026) selepas shalat jum’at.
Bupati Ayahwa menyampaikan, pelantikan ini merupakan pengisian jabatan untuk menjamin keberlangsungan roda organisasi dan optimalisasi pelayanan publik. Tantangan organisasi sangat tinggi ditengah tuntutan masyarakat menginginkan percepatan pemulihan pasca bencana banjir.
Karena itu, pejabat yang terpilih dilantik hari ini harus mampu berkerja keras, amanah, bekerja cepat agar mampu mengejar ketinggalan. Diperlukan kerja keras untuk optimalisasi realisasi pelaksanaan pembangunan dan percepatan realisasi anggaran menjelang penutupan tahun anggaran.
Ia memberikan tuntuan kinerja 100 hari bagi pejabat yang telah dilantik, bilamana tidak mampu melaksanakannya, maka akan dilakukan evaluasi. Sebaiknya tidak perlu sebentar-bentar seleksi jabatan, tapi karena kebutuhan terpaksa kita lakukan, kalau kinerja tidak memberikan kontribusi yang sesuai dibutuhkan.
“Saya yakin, yang terpilih hari ini memiliki kemampuan untuk bekerja sesuai yang diharapkan. PUPR harus mampu meningkatkan kinerja anggaran, pak mendagri sampaikan realisasinya kok masih rendah, jadi pak gun, harus segerakan itu. Badan dayah harus turun kelapangan dengar aspirasi masyarakat, abu-abu, tungku-tungku. Mengenai banguna balai, saya usulkan kedepan programnya dalam bentuk fisik saja, agar kerja pemerintah lebih terlihat dengan memberikan tampilan simbol-simbol khas daerah”, ujar Bupati Ayahwa.
Sementara itu, HMDNews, memotret pandangan salah satu warga Aceh Utara yang tidak ingin disebut namanya, “fungsi kinerja OPD tidak optimal, kebanyakan kendalanya, pimpinan baru (promosi dari eselon tiga ke eselon dua), sulit mengatur, mengendalikan (memanage) kinerja eselon tiga,” ujar warga.
Selanjutnya, 10 pejabat eselon dua yang dilantik yaitu :
1. Fauzi Saputra, sebagai Asisten Administrasi Umum
2. Fatwa Maulana, sebagai Kepala Dinas Perhubungan
3. Mirza Gunawan, sebagai Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman
4. Siti Aisah Br Ginting, sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Pangan
5. Abdurrahman, sebagai Direktur RSU Cut Meutia
6. Samsul Bahri, sebagai Kepala Dinas Kesehatan
7. M. Yunus, sebagai Kepala Dinas Pendidikan Dayah
8. Mansur, sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan
9. Samsul Rizal, sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah
10. Muhammad Saleh, sebagai Kepala Dinas Pertanahan.
[]











